PELATIHAN DAUR ULANG SAMPAH DALAM UPAYA MEMINIMALISIR SAMPAH PLASTIK

  • 07 November 2018
  • Dibaca: 1335 Pengunjung
PELATIHAN DAUR ULANG SAMPAH DALAM UPAYA MEMINIMALISIR SAMPAH PLASTIK

Hampir setiap orang pasti tidak akan terlepas dari yang namanya bahan plastik dalam aktivitasnya sehari-hari. Memang plastik telah menjadi komponen penting dalam kehidupan modern saat ini dan peranannya telah menggantikan kayu dan logam mengingat kelebihan yang dimilikinya antara lain ringan dan kuat, tahan terhadap korosi, transparan dan mudah diwarnai, serta sifat insulasinya yang cukup baik. Sifat-sifat bahan plastik inilah yang membuatnya sulit tergantikan dengan bahan lainnya untuk berbagai aplikasi khususnya dalam kehidupan sehari-hari mulai dari kemasan makanan, alat-alat rumah tangga, mainan anak, elektronik sampai dengan komponen otomotif. Peningkatan penggunaan bahan plastik ini mengakibatkan peningkatan produksi sampah plastik dari tahun ke tahun.

            Seperti telah kita ketahui bersama bahwa plastik sangat sulit terurai dalam tanah, membutuhkan waktu bertahun-tahun dan ini akan menimbulkan permasalahan tersendiri dalam penanganannya. Peranan para pemulung dalam mengurangi timbunan sampah plastik patut mendapat apresiasi meskipun ini tidak bisa menghilangkan seratus persen sampah plastik yang ada. Akan tetapi harga jual ke pemulung biasanya sangat kurang/atau hanya ditukar dengan prabotan rumah tangga yang juga terbuat dari plastik. Untuk itu  dalam permasalahan ini perlu adanya manajemen sampah plastik mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga.Untuk memudahkan pengelolaan sampah plastik pada skala rumah tangga, maka perlu adanya pemahaman tentang jenis-jenis plastik, kandungan materialnya, hingga dampaknya terhadap lingkungan sehingga diharapkan terbentuk manajemen pengelolaan yang tepat.

            Dalam meminimalisir permasalahan ini Perbekel Desa Werdi Bhuwana (Drs. I Wayan Kardana) mengadakan pelatihan Daur Ulang Sampah bersama ibu-ibu peserta dari masing-masing banjar yang ada di Desa dengan menghadirkan instruktur dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yaitu Anak Agung Istri Wahyuni dan Ida Bagus Kerta Adiyana, ST dan juga dari Bali Wastu Lestari yaitu Ibu Ria yang dimulai dari hari Senin, 30 Oktober sampai Kamis, 8 November 2018 bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Werdi Bhuwana. Salah  seorang peserta pelatihan yaitu Ni Putu Nurini (Br. Sayan Baleran) “tidak menyangka dari bahan yang tidak terpakai dan sudah dibuang dengan sedikit kreatifitas dapat menghasilkan barang yang juga dapat berdaya jual tinggi”. Semua peserta pelatihan sangat antusias dalam pelatihan daur ulang sampah ini bukan hanya dapat mengurangi sampah plastik tetapi juga dapat menghasilkan daya jual yang sangat tinggi dibandingkan sampah plastik yang belum diolah. I Wayan Kardana mengatakan “setelah selesai melakukan pelatihan pengolahan sampah di Desa diharapkan agar terus berkesinambungan dan terus menciptakan berbagai ragam produk kreatifitas dari sampah plastik dan juga dapat membantu menambah perekonomian warga” ujarnya. *KIM WB-1

  • 07 November 2018
  • Dibaca: 1335 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita